Rabu, 11 Oktober 2017

 IP ADDRESS

  • Pengertian

     Internet Protocol Address merupakan singkatan dari IP address. Ip Address adalah suatu identitas numerik yang dilabelkan kepada suatu alat seperti komputer, router atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan internet protocol sebagai sarana komunikasi.

      Internet Protocol Address juga merupakan deretan angka biner antara 32 bit sampai dengan 128 bit yang digunakan sebagai alamat identitas untuk tiap komputer host dalam jaringan internet. angka 32 bit digunakan untuk alamat ip address versi IPv4 dan angka 128 bit digunakan untuk ip address versi IPv6 untuk menunjukkan alamat dari komputer pada jaringan internet berbasis TCP/IP.
  • Sejarah

      Alamat IP awalnya ditetapkan sebagai nomor 32-bit, yang sekarang dinamakan Internet Protocol Version 4 (IPV4), dan masih digunakan saat ini. Namun, karena pertumbuhan yang besar dari internet dan penipisan yang dihasilkan dari ruang alamat terciptalah Internet Protocol Version 6 (IPV6), menggunakan 128 bit untuk alamat.
  • Fungsi  

1. IP Address digunakan sebagai alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan.

Fungsi ini diilustrasikan seperti nama orang sebagai suatu metode untuk mengenali siapa orang tersebut. Dalam jaringan komputer pun berlaku hal yang sama yaitu alamat IP Address yang unik tersebut akan digunakan untuk mengenali sebuah komputer atau device pada jaringan.

2. IP Address digunakan sebagai alamat lokasi jaringan

Fungsi ini diilustrasikan seperti alamat rumah kita yang menunjukkan lokasi kita berada. Untuk memudahkan pengiriman paket data, maka IP Address memuat informasi keberadaannya. Ada rute yang harus dilalui agar data dapat sampai ke komputer yang dituju.
  • IP Version

1. IP Versi 4 (IPv4)

       Internet protocol version 4 atau IPv4 terdiri dari 32-bit dan bisa menampung lebih dari 4.294.967.296 host di seluruh dunia. Sebagai contoh yaitu 172.146.80.100, jika host di seluruh dunia melebihi angka 4.294.967.296 maka dibuatlah IPv6. Pengalamatan IPv4, yaitu dekomposisi dari alamat IPv4 dari notasi dot-desimal ke nilai biner. Dalam IPv4 alamat terdiri dari 32 bit yang membatasi ruang alamat ke 4294967296 (232) alamat unik mungkin. IPv4 mencadangkan beberapa alamat untuk tujuan khusus seperti jaringan privat (~ 18 juta alamat) atau alamat multicast (~ 270 juta alamat). Alamat IPv4 yang kanonis diwakili dalam notasi dot-desimal, yang terdiri dari empat angka desimal, masing-masing mulai dari 0 sampai 255, dipisahkan oleh titik, misalnya, 172.16.254.1. Setiap bagian mewakili sekelompok 8 bit (oktet) alamat. Dalam beberapa kasus penulisan teknis, alamat IPv4 dapat disajikan dalam berbagai heksadesimal, oktal, atau representasi biner.

 2. IP Versi 6 (IPv6)

        IPv6 diciptakan untuk menjawab kekhawatiran akan kemampuan IPv4 yang hanya menggunakan 32 bit untuk menampung IP Address di seluruh dunia, semakin banyaknya pengguna jaringan internet dari hari ke hari di seluruh dunia IPv4 dinilai suatu saat akan mencapai batas maksimum yang dapat ditampungnya, untuk itulah IPv6 versi 128 bit diciptakan. Dengan kemampuanya yang jauh lebih besar dari IPv4 dinilai akan mampu menyediakan IP Address pada seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia yang semakin hari semakin banyak. Pengalamatan IPv4, yaitu dekomposisi dari alamat IPv6 dari representasi heksadesimal ke nilai biner. Ukuran alamat meningkat 32-128 bit atau 16 oktet. Secara matematis, ruang alamat baru menyediakan potensi maksimal 2.128, atau sekitar 3,403 × 1038 alamat.
           Tujuan utama dari desain baru tidak hanya untuk memberikan jumlah yang cukup alamat, melainkan untuk memungkinkan agregasi efisien subnetwork Routing prefiks pada node routing. Akibatnya, ukuran tabel routing yang lebih kecil, dan kemungkinan alokasi individu terkecil adalah subnet untuk 264 host, yang merupakan kuadrat dari ukuran seluruh internet IPv4. Pada tingkat ini, tingkat pemanfaatan alamat sebenarnya akan menjadi kecil pada setiap segmen jaringan IPv6. 
  • Alamat Khusus

      Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis IP address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah: 
1. Network Address
      Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan internet. Address ini di dapat dengan membuat seluruh bit host menjadi 0. Misalkan untuk host dengan IP address kelas B 167.205.9.35. Tanpa memakai subnet, network address dari host ini adalah 167.205.0.0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada internet. Router cukup melihat network address (167.205) untuk menentukan kemana paket tersebut harus dikirimkan.
2. Broadcast Address
     Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network. Address broadcast diperoleh dengan membuat seluruh bit host dengan IP address 167.205.9.35 atau 167.205.240.2, broadcast addressnya adalah 167.205.255.255. Jenis informasi yang dibroadcast biasanya adalah informasi routing.
3. Loopback Address
    Alamat dengan NetID 127 adalah alamat khusus yang digunakan sebagai loopback address. Alamat ini digunakan untuk menguji perangkat lunak pada komputer atau host.
4. Private Address
     Adalah kelompok IP address yang dapat dipakai tanpa harus melakukan pendaftaran. IP address ini hanya dapat digunakan unntuk jaringan local atau LAN dan tidak dikenal dan diabaikan oleh internet. Alamat ini adalah unik bagi jaringan localnya tetapi tidak unik bagi jaringan global. Agar IP Private ini dapat terkoneksi ke internet, diperlukan peralatan Router dengan fasilitas Network Address Traslation (NAT).
  • Pembagian kelas IP Address

      IP Address versi 4 terdiri atas 4 oktet, nilai 1 oktet adalah 255. Karena ada 4 oktet maka jumlah IP address yang tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255. IP address sebanyak ini harus dibagi bagikan ke seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Untuk mempermudah proses pembagiannya, IP address harus dikelompokan dalam kelas-kelas. 
      IP Address dikelompokkan dalam lima kelas, yaitu kelas A, B, C, D, dan E. Perbedaannya terletak pada ukuran dan jumlah. IP address kelas A jaringan. IP address kelas B digunakan untuk jaringan berukuran besar dan sedang. IP Address kelas C untuk pembagian jaringan yang banyak, namun masing-masing jaringan memiliki anggota yang sedikit. IP address kelas D dieruntukan bagi jaringan multicast dan kelas E untuk Eksperimental. 
     Pembagian kelas-kelas IP address didasarkan pada dua hal, yaitu Network ID dan Host ID dari suatu IP address. Setiap IP address selalu merupakan pasangan Network ID (identitas jaringan) dan Host ID (identitas Host dalam suatu jaringan).

Subnetting

Menghitung Subnet, Host Pertama, dan Broadcast dari Ip Address Contoh soal Pertama:   Ip Address: 10.0.0.0/18(termasuk kelas A) d...